Waka Kesiswaan

Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan (Waka Kesiswaan) di tingkat Raudhatul Athfal (RA) memiliki peran yang sangat unik dibandingkan jenjang sekolah dasar atau menengah. Di tingkat RA, kesiswaan tidak fokus pada kedisiplinan yang kaku atau organisasi siswa seperti OSIS, melainkan pada pembentukan karakter (akhlak), penggalian bakat/minat anak, serta pengelolaan masa transisi emosional anak usia dini

RIZKI MARDHOTILLAH

Waka Kesiswaan

Sebagai garda terdepan dalam membentuk kepribadian siswa, Waka Kesiswaan RA berperan aktif dalam merancang ekosistem madrasah yang sarat dengan nilai-nilai akhlakul karimah. Peran ini diwujudkan melalui pengelolaan pembiasaan ibadah harian yang menyenangkan, seperti budaya menyambut anak di gerbang sekolah dengan senyum-salam-sapa, salat dhuha bersama, hingga adab harian islami. Waka Kesiswaan memastikan bahwa setiap program yang digulirkan mampu menyentuh hati anak-anak, sehingga karakter saleh dan saleha dapat tumbuh secara alami sejak usia dini

NURUL BIDAYAH

Staf Waka Kesiswaan

Waka Kesiswaan RA bertindak sebagai fasilitator utama dalam menemukan dan melejitkan potensi emas setiap peserta didik. Tanggung jawab strategisnya meliputi pengelolaan kegiatan ekstrakurikuler yang ramah anak—mulai dari seni islami, olahraga, hingga hafalan Al-Qur'an—serta mempersiapkan mental anak untuk berani tampil dalam berbagai ajang kreativitas dan perlombaan. Melalui pendekatan yang penuh apresiasi, Waka Kesiswaan berhasil membangun rasa percaya diri yang kokoh pada diri anak agar mereka bangga menjadi generasi muslim yang berprestasi

SUSANTI, S.Pd.

Staf Waka Kesiswaan

Dalam kedudukannya, Waka Kesiswaan RA hadir sebagai pelindung dan sahabat yang hangat bagi anak-anak selama berada di madrasah. Peran utamanya sangat terasa saat mengawal Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), di mana Beliau merancang formula orientasi yang ceria agar siswa baru terbebas dari rasa cemas berpisah dengan orang tua. Selain itu, Waka Kesiswaan juga aktif mendampingi wali kelas dalam menangani dinamika sosial-emosional anak, seperti melatih kemandirian, mengatasi anak yang tantrum, dan mengajarkan cara berbagi dengan teman sebaya

VIDIA ASTRIDA

Staf Waka Kesiswaan

Waka Kesiswaan RA berperan sebagai kreator berbagai agenda kegiatan siswa yang dinamis dan berkesan di luar jam kelas konvensional. Beliau bertanggung jawab penuh dalam mengonsep jalannya kegiatan outing class yang edukatif, manasik haji cilik, hingga peringatan hari besar Islam (PHBI) yang dikemas secara interaktif. Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Waka Kesiswaan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang nyata bagi anak, tetapi juga sekaligus menyiarkan citra positif dan keceriaan dunia anak RA kepada masyarakat luas